Aspirasi dalam Kategori Kebakaran

  • (Video) RW 10 Jelambar Baru Diusulkan Jadi Kampung Deret
  • Musibah kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di RW 10 kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat dua hari lalu, masih menyisakan duka yang mendalam bagi para korban kebakaran. Bagaimana tidak, setelah api membakar habis tempat tinggal mereka, kini nasib warga korban kebakaran masih belum menentu akan tinggal dimana. Saat ini sebagian besar warga masih mengungsi di gedung serba guna RW 10 Jelambar Baru. Sebagian lagi ada yang tinggal sementara di rumah sanak saudara mereka. Dari data yang dihimpun beritajakarta.com, Sabtu (05/10) jumlah pengungsi mencapai 1.464 jiwa, sedangkan rumah warga yang terbakar sebanyak 109 rumah. Untuk meringankan beban warganya, Walikota Jakarta Barat, Fatahillah, akan mengusulkan lokasi bekas kebakaran untuk dijadikan kampung deret. Lokasi tersebut meliputi 5 RT di RW 10 Jelambar Baru yaitu RT 09, 010, 011, 012 dan 015.

  • Peta Kebakaran Sejak 2005, Tinggal Komitmen Pemerintah DKI
  • Peta daerah rawan kebakaran DKI Jakarta ternyata telah ada sejak tahun 2005. Pemerintah DKI diharapkan bisa menentukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah yang mengancam kehidupan warga. "Peta daerah rawan kebakaran sebenarnya sudah dibuat sejak 2005. Data itu sudah diserahkan ke Provinsi, ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dinas Tata Kota, Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan, dan instansi terkait," kata Nirwono Yoga, Ketua Kelompok Studi Arsitektur Landscape Indonesia saat dihubungiKompas.com, Jumat (24/8/2012). 

  • (video) 83 Rumah Terbakar, 1 Orang Tewas
  • Kebakaran kembali terjadi wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Kali ini, si jago merah menghanguskan sedikitnya 83 rumah di RW 06, 07 dan 09, Kelurahan Jembatanbesi, Selasa (3/7). Kebakaran diduga bermula akibat korsleting listrik. 83 Rumah Terbakar, 1 Orang Tewas

  • (video) Ratusan Pelajar Tunggu Bantuan Perlengkapan Sekolah
  • Peristiwa kebakaran di Jl Karanganyar, Sawahbesar, Jakarta Pusat, Minggu (17/6) dini hari, tidak hanya menghanguskan ratusan rumah. Perlengkapan sekolah hingga surat-surat berharga dan harta benda lainnya pun tak terselamatkan. Pantauan beritajakarta.com, Senin (18/6), para pelajar yang harusnya berangkat ke sekolah belum dapat beraktivitas sebagaimana biasa karena seragam hingga buku-buku sekolah raib diamuk si jago merah.